Bismillaahirrohmaan nirrohiim
Assalaamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh
BBM=Bahan
Buat Merenung
Kenaikan BBM yang rata² di atas 100% memang bisa menimbulkan
KRISIS.
Krisis besar atau kecil atau pun bukan, bergantung pada kita dalam
menyikapinya
Masyarakat Jepang mengenal kosa kata "ki - ki"
untuk mengartikan krisis. "Ki" yang pertama artinya "bahaya"
dan "ki" yang kedua artinya "peluang".
Dengan kata lain, masyarakat Jepang terbiasakan untuk
memahami bahwa kalau sudah tahu adanya "bahaya", maka tentunya segera
dicari "peluang" guna mengobatinya.
(Bob Widyahartono, http://www.antara.co.id/seenws/?id=19109)

Dalam
aksara Cina, kata krisis (wēi jī) dibentuk dari perpaduan dua kata bahaya (wēi
xiăn) dan
peluang (jī
huī).
Moralnya, krisis bukanlah semata bahaya, tapi di baliknya ada peluang, yang jika
bijak dan piawai memanfaatkannya bisa mendatangkan keuntungan.
(http://www.enterprise50-ina.org/news/index.php?p_page=2)
Peluang
dari kenaikan BBM yang mencekik ini adalah:
1.
Kesempatan untuk hidup hemat, sebab menurut Al Qur’an, orang
yang pemboros itu adalah temannya setan. Al Israa' [17] 27: “Sesungguhnya
pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah
sangat ingkar kepada Tuhannya.”
2.
Peluang untuk berpikir dan bertindak kreatif untuk menggunakan
sumber energi alternatif, di negara yang tidak kaya matahari,
banyak yang mengembangkan sumber tenaga surya, dan juga sumber tenaga
alternatif lainnya: sumber tenaga angin, biogas dll.
3.
Peluang untuk lebih sabar dan lebih mendekatkan diri kepada ALLAH.
Al Baqarah [2] 153: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar
dan shalat sebagai penolongmu[99], sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang
sabar.”
Innallaaha Ma'asshobirin (sesungguhnya
Allah bersama orang-orang yang sabar). Itulah janji Allah dalam Alquran al-Karim,
Dia sendiri adalah sosok yang Maha Penyabar. Dalam al-Asmaa'al-Husnaa, Allah
disebut dengan As-Shobuur.
4.
Peluang untuk lebih bersikap dermawan, karena orang miskin
jumlahnya semangkin bertambah.
Kedermawanan mencerminkan iman yang kuat dan kokoh,
karena ia yakin bahwa apa yang diberikannya kepada orang lain niscaya akan
mendapatkan ganti dari Allah. Inilah apa yang telah dijanjikan oleh Al Qur'an:

"Dan apa yang kalian infakkan, maka Dia (Allah) pasti menggantinya dan
Dialah pemberi rizki yang sebaik-baiknya" (Q.S. Saba' : 34).
Dalam sebuah
hadis Rasulullah juga bersabda "Orang yang dermawan dekat dengan Allah,
dekat dengan manusia dan dekat dengan sorga. Sedangkan orang bakhil dan kikir
jauh dari Allah, jauh dari manusia dan dekat dengan Neraka".
Kedermawan yang dianjurkan adalah yang disertai keikhlasan untuk membantu
saudara yang memerlukan dan demi mencari keridlaan Allah. Inilah yang akan
mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah swt
.

"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah,
adalah sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir dan setiap butir membuahkan
lagi 100 biji. Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendakiNya.
Allah maha luas karuniaNya dan lagi maha mengetahui" (al-Baqarah:261).
(http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1012&Itemid=14)
5.
Peluang untuk menguji keimanan kita:
"Kamu sungguh-sungguh
akan diuji tentang Hartamu dan Dirimu." (Surah Ali Imran [3] ayat 186)
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada
kemudahan, sesungguhnya sesudah
kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6)
Allah Maha Mengetahui apa pun
yang akan terjadi. Maha Mengetahui segala yang tidak diketahui manusia, dan
Mahakuasa untuk memberi tahu atau mencegah perbuatan apa pun sekehendak-Nya. Dia
menjanjikan akan menolong orang yang berdoa kepada-Nya dan janji-Nya ini adalah
pasti benar. Subhanallah! Sungguh, Allah tidak akan mengingkari janji-Nya.
"Innallaha laa yuhliful mii'aad" (Sesungguhnya Allah tidak akan
mengingkari janji-Nya) (QS Ali Imran [3]: 9).
(http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0905/22/manajemen_qolbu.htm)
Wassalaamu’alaikum
warohmatullaahi wabarokaatuh
Sahabatmu,
dbudi learns Islam
(Terima kasih kepada Marina, Nenny & Dewi Pangestu
untuk bantuan Aksara Jepang & China-nya)
Posted at 06:23 pm by dbudi
Permalink